Detail Cantuman Kembali

XML

POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK REMAJA BERSTATUS GIZI KURANG DI SMPN 10 KOTA CIMAHI


Masa remaja merupakan masa yang penting karena terjadi pertumbuhan biologis dan perkembangan emosi dan sosial. Pertumbuhan fisik dan perkembangan yang terjadi akan meningkatkan kebutuhan gizi remaja. Saat remaja, banyak kegiatan yang dilakukan setelah jam sekolah yang dapat menyebabakan pola makan yang tidak teratur dan aktivitas fisik yang meningkat, sehingga dapat meningkatkan risiko status gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi, gambaran pola makan dan aktivitas fisik remaja berstatus gizi kurang di SMPN 10 Kota Cimahi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan subjek remaja usia 10−15 tahun berstatus gizi kurang di SMPN 10 Kota Cimahi, sebanyak 75 remaja yang diambil secara proportional stratified random sampling. Data yang dikumpulkan, yaitu TB, BB, wawancara mengenai pola makan dan aktivitas fisik, diolah dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan 10,72% remaja mengalami status gizi kurang. Asupan energi rata rata remaja laki-laki dan perempuan lebih rendah dari EER, 49,33% remaja memiliki frekuensi makanan utama 2x/hari dan 61,33% remaja mengkonsumsi makan cemilan 2x/hari dalam porsi kecil, seluruh remaja memiliki komposisi bahan makanan penyusun menu tidak lengkap, besar energi rata-rata makan utama besar ke arah makan pagi dan makan cemilan di antara makan pagi dengan makan siang dan makan siang dengan makan malam, 40% remaja memiliki aktivitas fisik sangat ringan. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar remaja memiliki asupan energi yang rendah, frekuensi makan baik, porsi kecil, dan komposisi penyusun menu tidak lengkap.

Kata kunci : Remaja, Status gizi kurang, Pola makan, Pola aktivitas fisik
005/FKU/2015
005/FKU/2015
SKRIPSI 15
Indonesia
2015
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...