Detail Cantuman Kembali

XML

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Partisipasi Ibu ke Posyandu di Kelurahan Gunungtandala Wilayah Kerja Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya Tahun 2016


iv
ABSTRAK
Dalam rangka upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Indonesia membentuk suatu pelayanan posyandu. Posyandu merupakan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya anak. Partisipasi masyarakat merupakan indikator pemanfaatan posyandu. Namun pemanfaatannya oleh ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Kawalu masih jauh dari yang diharapkan, cakupan D/S di Puskesmas Kawalu hanya sebesar 65,6%. Angka ini masih jauh dari target Renstra yaitu sebesar 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor perdisposisi, faktor pemungkin, faktor penguat, dan faktor kebutuhan yang mempengaruhi tingkat partisipasi ibu balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kawalu, Kota Tasikmalaya tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 118 ibu yang memiliki balita berumur 6-60 bulan dan hadir ke posyandu. Hasil penelitian didapatkan 51,7% ibu berpartisipasi rendah atau tidak aktif dalam menimbang balita ke posyandu. Dari beberapa faktor yang diteliti, hasil uji statistik diperoleh bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor predisposisi (pendidikan ibu) dengan tingkat partisipasi ibu ke posyandu (p-value=0,041;PR=2,142;CI=95%). Perlu dilakukan edukasi mengenai pentingnya memanfaatkan pelayanan posyandu serta diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan sampel yang lebih besar.
Kata kunci: UKBM, posyandu, partisipasi masyarakat
v
ABSTRACT
To improve the health status of community, the Indonesian Government develop an Integrated Service Post (Posyandu). Integrated Service Post is one of Community Based Health Effort (UKBM) which is significantly played on community empowerment for improving the health status of community particulary children. The indicator of Integrated Service Post utilization is a community parcipation. However its utilization by mother of toddler in the working area of Community Health Center of Kawalu is still far from the expected, the coverage of D/S CHC of Kawalu only 65,6%. This figure is still far below the target of Renstra which is 85%. The purpose of this study was to determine predisposing factor, enabling factor, reinforcing factor and need factor associated the participation grade by mother who has toddler to integrated service post in the working area of CHC of Kawalu, Tasikmalaya city in 2016. This research is an analytic study with cross sectional design. The sample consisted of 118 mothers who have children aged 6-60 months and visit the Integrated Service Post. The results of research obtained that mother toddler who have inactive parcipation in integrated service post is 51,7%. The results of statistic examination obtained that factor significantly associated is a predisposing factor (education of mother) with the participation grade in integrated service post (p=0,041; PR=2,142; CI=95%). The results suggested that health promotion with education about how important to utilize Integrated Service Post and further research is needed by using qualitative methods and using more sample.
Keywords: UKBM, Integrated service post, community parcipation
105/PKU/2017
NONE
SKRIPSI 17
Indonesia
2017
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...