Detail Cantuman Kembali

XML

EFEK EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN BELIMBING WULUH(Averrhoa bilimbi L) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS YANG DIINDUKSI ALOKSAN DIBANDINGKAN DENGAN GLIBENKLAMID


Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah (hiperglikemia). Penyakit ini memerlukan pengobatan jangka panjang dan biaya yang mahal, sehingga diperlukan obat yang mudah didapat, ekonomis serta memiliki efek samping yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etil asetat daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) dalam menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan 24 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi menjadi enam kelompok, satu kelompok sebagai kontrol negatif, kemudian lima kelompok yang lain diinduksi aloksan 250 mg/kgBB, selanjutnya dibagi menjadi kelompok kontrol positif, kelompok yang diberikan ekstrak etil asetat daun belimbing wuluh dengan dosis 125, 250 dan 500 mg/kgBB pada masing-masing kelompok, dan glibenklamid 0,09 mg/200grBB. Perlakuan diberikan selama empat belas hari dan kadar glukosa darah diperiksa pada hari ke tujuh dan hari ke empat belas. Hasil penelitian dengan analisis statistik uji One Way Annova adalah terdapat perbedaan yang signifikan setelah tujuh hari dan empat belas hari perlakuan (p
Dr. Evi Sovia, dr., M.Si - Personal Name
Sutedja, dr.,SKM - Personal Name
Asrita Dwi Mentari/4111101155 - Personal Name
015/PKU/2014
015/PKU/2014
SKRIPSI 14
Indonesia
2014
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...