Detail Cantuman Kembali

XML

Gambaran Metode Identifikasi Mayat Dewasa Tidak Dikenal Berdasarkan Pemeriksaan Luar Di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Periode 2014-2015


ABSTRAK
Identifikasi adalah proses untuk menentukan atau menetapkan data diri atau
identitas seseorang. Proses identifikasi penting peranannya mengingat terus
meningkatnya kuantitas maupun kualitas tindak kriminal dari waktu ke waktu
dan juga sering terjadinya bencana masal yang dapat menimbulkan kasus
penemuan mayat tidak dikenal. Proses identifikasi pada mayat tidak dikenal
akan lebih sulit jika kondisi korban sudah dalam keadaan membusuk atau
dalam kasus-kasus penemuan mayat bayi. Pada proses identifikasi, dilakukan
9 metode yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu metode primer dan sekunder.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran jumlah kasus mayat
dewasa tidak dikenal yang dikaitkan berdasarkan profil korban, kondisi
korban, dan metode identifikasi yang dilakukan pada pemeriksaan luar di
RSHS Bandung periode 1 Januari 2014–31 Desember 2015. Metode
penelitian ini adalah deskriptif kategorik dengan menggunakan data sekunder.
Variabel penelitian ini adalah jenis kelamin korban, kondisi korban dan
metode identifikasi primer dan atau sekunder yang dilakukan. Dari hasil
penelitian didapatkan jumlah kasus mayat dewasa tidak dikenal sebanyak 157
kasus. Korban terbanyak adalah jenis kelamin laki-laki, yaitu 113 (71,9%)
kasus. Kondisi korban yang tidak membusuk menjadi kondisi yang paling
dominan, yaitu 99 (63,1%) kasus. Pada metode identifikasi primer yang
dilakukan kan, metode gigi geligi merupakan metode yang paling sering
dilakukan, yaitu pada 156 (99,3%) kasus, sedangkan untuk metode sekunder
yang paling sering dilakukan adalah metode visua, yaitu sebanyak 157
(39,8%) kasus.
Kata kunci: mayat dewasa tidak dikenal, metode identifikasi, pemeriksaan
luar.
vi
ABSTRACT
Identification is a process to determined or assigned a person’s identity. The
process of identified has important role because the quantity and quality of
criminality within increase continuously and also the frequently of mass disaster,
both of them lead to find the unknown corpse case. The process of identified some
unknown corpse to be more difficult if the victim condition has been decomposed
or found of the baby corpse case. Identification process is used 9 methods which
divided into 2 categories, primary and secondary methods. This research aimed to
describe whole of the unknown mature corpse case depend on victim’s profile,
victim’s condition, and the identification methods that used. This is a
categorically descriptive study by used a secondary file. The variable of this
research is whole of the unknown mature corpse case, victim’s gender, victim’s
condition and the primary identification method and secondary identification
method that used by the unknown mature corpse case. The result of this research
is 157 case of the unknown mature corpse earned. Most of victim are male that is
113 (71.9%) case. The victim’s condition which undecomposed being dominantly
found that is 99 (63.1%) cases. The teeth identification method is common method
that used of the primary method that is 156 (99,3%) cases, at the same time the
visual identification method is secondary method that constantly used, hat is 157
(39,8%) cases.
Keywords: primary identification method, secondary identification method,
unknown mature corpse
013/PKU/2017
NONE
SKRIPSI 17
Indonesia
2017
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...