Detail Cantuman Kembali

XML

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP FREKUENSI RAWAT INAP PENDERITA SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT BAYU ASIH PURWAKARTA


ABSTRAK
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan distorsi pikiran
dan persepsi yang mendasar dan khas. Skizofrenia dapat ditandai dengan gejala positif
dan gejala negatif. Hampir semua pasien skizofrenia kronis mengalami kekambuhan
berulang kali yang dapat mengakibatkan pasien dirawat inap di rumah sakit. Kebutuhan
akan dukungan dan perhatian keluarga berlangsung sepanjang hidup. Melalui
dukungan keluarga, penderita akan merasa masih ada yang memperhatikan. Dukungan
keluarga terdiri dari dukungan emosional, informasi, materi, serta penghargaan. Tujuan
penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga terhadap
frekuensi rawat inap pasien skizofrenia. Penelitian ini adalah penelitian analitik cross
sectional yang dilakukan pada 36 keluarga pasien skizofrenia di poli jiwa Rumah Sakit
Bayu Asih. Data penelitian dianalisis dan diuji menggunakan uji Rank Spearman. Hasil
wawancara didapatkan 69,44% memberikan dukungan yang baik pada pasien
skizofrenia dan 66,67% hanya mengalami rawat inap sekali, dengan nilai p 0,000.
Pasien skizofrenia yang diberikan dukungan sosial keluarga yang baik memiliki
frekuensi rawat inap yang lebih sedikit dibandingkan pasien yang kurang diberikan
dukungan sosial keluarga. Terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga
terhadap frekuensi rawat inap pasien skizofrenia di Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta
(p = 0,000).
Kata kunci: dukungan keluarga, frekuensi rawat inap, skizofrenia
147/PKU/2019
NONE
SKRIPSI 19
Indonesia
2019
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...