Detail Cantuman Kembali

XML

Gambaran Karakteristik Pasien, Cara Persalinan, dan Penatalaksanaan Lanjut Kasus Suspek Invasi Patologis Plasenta Studi Deskriptif di Lima Rumah Sakit Daerah Bandung dan Cimahi


Abstrak

Invasi patologis plasenta adalah kelainan pada pembentukan trofoblas, desidua, dan lapisan basal endometrium, sehingga menyebabkan tropoblas menginvasi yang lebih dalam terhadap dinding uterus. Klasifikasi invasi patologis plasenta berdasarkan histopatologi yaitu plasenta akreta, plasenta inkreta, dan plasenta perkreta. Faktor risiko invasi patologis plasenta adalah usia ibu >35 tahun, multipara, riwayat operasi pada uterus, plasenta previa, dan lain-lain. Diagnosis invasi patologis plasenta ditegakan dengan pemeriksaan histopatologi dan pemeriksaan penunjang seperti USG, MRI dan CT-Scan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang diambil dari data rekam medis dengan diagnosis suspek invasi patologis plasenta berdasarkan pemeriksaan penunjang. Penelitian dilakukan di 5 rumah sakit daerah Bandung dan Cimahi periode tahun 2013 sampai 2018. Terdapat 31 kasus dengan diagnosa invasi patologis plasenta, 18 (58.1%) kasus berusia ≥35 tahun, dengan 20 (64%) kasus multipara dan 23 (74%) kasus memiliki riwayat operasi pada uterus sebelumnya. Cara persalinan pasien terbanyak 28 (90%) kasus bersalin secara seksio sesarea dan penatalaksanaan lanjut semua kasus adalah histerektomi. Faktor risiko terjadinya invasi patologis plasenta yang perlu diteliti lebih dalam adalah status gizi kurang dan anemia. Upaya pencegahan invasi patologis plasenta bisa dilakukan dengan menurunkan angka persalinan secara sectio sesarea.

Kata kunci :invasi patologis plasenta, perdarahan pasca persalinan, seksio sesarea, seksio sesarea histerektomi.
031/PKU/2019
031/PKU/2019
SKRIPSI 19
Indonesia
2019
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...